[ad_1]
Hampir sebulan setelah Pakistan memerintahkan penutupan sekolah dan universitas, Perdana Menteri Muhammad Shehbaz Sharif, setelah memimpin pertemuan penting, memberlakukan pembatasan yang lebih luas, termasuk keputusan untuk menutup pasar, bazar, dan pusat perbelanjaan pada pukul 8 malam di seluruh negeri ketika perang berkecamuk di Teluk, sehingga menambah tekanan pada pasokan bahan bakar global.
Menurut siaran pers PMO Pakistan, pasar, bazaar, dan pusat perbelanjaan di kantor pusat divisi Khyber Pakhtunkhwa diizinkan tetap buka hingga jam 9 malam, setelah berkonsultasi dengan pemerintah provinsi. Toko-toko yang menjual barang-barang keperluan sehari-hari, department store, dan semua mal akan tutup pada jam 8 malam.
Keputusan selanjutnya termasuk menutup toko roti, restoran, tandoor, dan tempat makan lainnya pada pukul 10 malam. Aula pernikahan, tenda, dan tempat pernikahan komersial lainnya juga akan ditutup setelah pukul 10 malam. Selain itu, upacara pernikahan di properti dan rumah pribadi dilarang setelah jam 10 malam. Toko medis dan apotek akan beroperasi tanpa pembatasan ini.
Langkah-langkah ini akan mulai berlaku mulai 7 April.
Selama pengarahan, tercatat bahwa konsultasi sedang berlangsung di Sindh mengenai pasar dan jam operasional. Pengalihan subsidi pemerintah federal untuk produk minyak bumi melalui dompet digital sedang berlangsung, dengan 100,000 transaksi telah diselesaikan sejauh ini.
Perdana Menteri Shehbaz Sharif mengucapkan terima kasih kepada Ketua Menteri Punjab, Khyber Pakhtunkhwa, Balochistan, Gilgit-Baltistan, dan Perdana Menteri Azad Jammu dan Kashmir karena telah mencapai konsensus mengenai masalah nasional ini. Dia menambahkan bahwa pembicaraan dengan pemangku kepentingan pemerintah Sindh terus berlanjut dan mengharapkan Ketua Menteri Sindh untuk mengambil keputusan setelah menyelesaikan konsultasi.
Perdana Menteri juga mengumumkan bahwa angkutan umum antar kota di Gilgit dan Muzaffarabad akan gratis selama satu bulan, dan pemerintah federal menanggung semua biayanya.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Ishaq Dar, Menteri Federal Urusan Ekonomi Ahad Khan Cheema, dan pejabat senior pemerintah lainnya.
– Berakhir
Dengarkan
