[ad_1]
Menteri Perekonomian Perancis Roland Lescure telah memperingatkan bahwa pengecer mode cepat Shein dapat diblokir dari pasar Perancis jika boneka seks “kekanak-kanakan” muncul kembali di platform e-commerce mereka, sehingga meningkatkan tekanan peraturan hanya beberapa hari sebelum perusahaan tersebut membuka toko fisik permanen pertamanya di Paris.
Produk-produk tersebut ditarik setelah pengawas konsumen Perancis merujuk masalah tersebut ke jaksa.
Temukan Pemasaran B2B yang Berkinerja
Menggabungkan kecerdasan bisnis dan keunggulan editorial untuk menjangkau para profesional yang terlibat di 36 platform media terkemuka.
Cari tahu lebih lanjut
Menteri mengutip dasar hukum untuk aturan pemblokiran situs dan penghapusan cepat
Lescure mengatakan kepada BFM TV bahwa Prancis berhak melarang akses ke Shein jika terjadi pelanggaran berulang.
Undang-undang Prancis mengizinkan pihak berwenang memerintahkan platform untuk menghapus konten ilegal seperti materi pornografi anak dalam waktu 24 jam, dengan potensi pemblokiran dan penghapusan pencarian jika perusahaan tidak mematuhinya.
Rujukan DGCCRF meningkatkan risiko kepatuhan untuk pasar online
Direktorat Jenderal Persaingan, Urusan Konsumen dan Pengendalian Penipuan (DGCCRF) mengatakan pihaknya mengidentifikasi boneka seks “kekanak-kanakan” di situs Shein dan merujuk kasus tersebut ke jaksa penuntut umum.
Badan pengawas tersebut juga mengkritik adanya barang-barang pornografi lainnya yang dijual tanpa batasan usia yang efektif. Shein mengatakan produk-produk berbendera itu segera dikeluarkan setelah ditemukan.
Untuk pasar global, rujukan ini menggarisbawahi penegakan Perancis yang lebih ketat terhadap konten ilegal dan kebutuhan operasional akan alur kerja penghapusan produk yang cepat.
Pembukaan toko di Paris berjalan lancar di tengah pengawasan terhadap mode cepat
Peringatan ini muncul saat Shein bersiap untuk membuka ruang seluas lebih dari 1.000 meter persegi di dalam department store BHV Marais pada hari Rabu, 5 November, yang merupakan toko permanen pertamanya secara global.
Peluncuran ini mendapat tentangan, termasuk petisi online yang telah mencapai lebih dari 100.000 tanda tangan, dan muncul di tengah kritik yang lebih luas mengenai dampak fast fashion terhadap lingkungan dan tenaga kerja di seluruh Eropa.
Pemilik toko ritel dan merek yang bermitra dengan pendatang baru di pasar menghadapi pertimbangan reputasi dan peraturan karena Prancis mempertimbangkan tindakan yang lebih ketat terkait fast fashion dan keamanan online.
[ad_2]
Shein bisa dilarang di Prancis setelah skandal boneka seks
