[ad_1]
Pengecer online Shein, Temu, AliExpress dan Wish sedang diselidiki di Prancis sehubungan dengan pelanggaran yang mengizinkan anak di bawah umur mengakses konten pornografi di platform mereka, kata jaksa Paris pada hari Selasa.
Pengawas konsumen di negara tersebut telah melaporkan keempat perusahaan tersebut ke kejaksaan pada hari Minggu setelah menyampaikan kekhawatiran tentang penjualan boneka seks kekanak-kanakan di platform Shein selama akhir pekan.
Kantor kejaksaan Paris mengatakan kepada BBC bahwa platform tersebut sedang diselidiki atas dugaan kekerasan, pornografi, atau “pesan tidak bermartabat” yang dapat diakses oleh anak di bawah umur.
AliExpress mengatakan kepada BBC bahwa mereka menangani masalah ini dengan sangat serius. Shein, Temu dan Wish juga telah dihubungi untuk memberikan komentar.
Shein dan AliExpress juga sedang diselidiki atas penyebaran konten terkait anak-anak yang bersifat pornografi, kata kantor tersebut.
Kasus-kasus tersebut telah dirujuk ke Office des Mineurs Paris, tambah layanan kejaksaan. Kantor tersebut merupakan bagian dari kepolisian Prancis yang mengawasi perlindungan anak di bawah umur.
AliExpress mengatakan daftar tersebut melanggar kebijakannya dan dihapus setelah mereka menyadarinya.
“Penjual yang ditemukan melanggar atau mencoba menghindari persyaratan ini akan dikenakan sanksi sesuai dengan aturan kami,” kata AliExpress dalam sebuah pernyataan.
Pada hari Senin, Shein mengatakan pihaknya telah melarang penjualan semua boneka seks di platformnya di seluruh dunia. Pengecer yang berbasis di Singapura ini juga mengatakan akan memblokir secara permanen semua akun penjual yang terkait dengan penjualan ilegal boneka kekanak-kanakan tersebut dan menerapkan kontrol yang lebih ketat pada platformnya.
Pengawas konsumen Perancis, Direktorat Jenderal Persaingan, Urusan Konsumen dan Pengendalian Penipuan, mengatakan deskripsi dan kategorisasi boneka seks tidak menimbulkan keraguan mengenai sifat pornografi anak dari produk tersebut.
Pengawasan terhadap Shein terjadi ketika perusahaan, yang didirikan di Tiongkok, bersiap untuk pembukaan gerai fisik permanen pertamanya pada hari Rabu di Prancis.
Para pengunjuk rasa terlihat berkumpul di depan department store Paris tempat Shein akan membuka gerainya.
Shein berencana membuka gerai di department store Prancis lainnya di kota-kota termasuk Dijon, Reims dan Angers.
[ad_2]
Prancis menyelidiki Shein dan Temu setelah skandal boneka seks
