[ad_1]

File foto Presiden AS Donald Trump. Dalam sebuah pernyataan, Presiden AS mengatakan “Selama beberapa jam terakhir, Militer Amerika Serikat melakukan salah satu Operasi Pencarian dan Penyelamatan paling berani dalam Sejarah AS” dengan menyelamatkan penerbang AS yang terjebak di belakang garis musuh. | Kredit Foto: AP
Amerika Serikat menyelamatkan seorang penerbang yang terjebak di belakang garis musuh setelah Iran menembak jatuh jet tempur F-15 miliknya, kata pemerintah pada Minggu pagi (5 April 2026), menyelesaikan krisis besar bagi Presiden Donald Trump dengan perang terhadap Iran di minggu keenamnya.
“Selama beberapa jam terakhir, Militer Amerika Serikat melakukan salah satu Operasi Pencarian dan Penyelamatan paling berani dalam Sejarah AS,” menurut pernyataan Trump yang diposting oleh Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt di X.
Perang Iran-Israel LANGSUNG
Trump mengatakan awak kapal tersebut terluka namun “dia akan baik-baik saja.”

Penerbang tersebut adalah anggota kedua dari dua orang awak F-15 yang menurut Iran pada hari Jumat telah dijatuhkan oleh sistem pertahanan udaranya. Reuters melaporkan pada hari Jumat bahwa anggota pertama awak pesawat telah ditemukan, memicu pencarian besar-besaran untuk sisa penerbang yang dilakukan oleh baik Iran maupun Amerika Serikat.
Diterbitkan – 05 April 2026 10:14 WIB
[ad_2]
AS menyelamatkan penerbang yang F-15-nya jatuh di Iran, kata para pejabat AS
