[ad_1]
Dalam upaya besar untuk memperdalam kolaborasi akademis dan penelitian dengan India, Pemerintah Jepang telah mengumumkan Program LOTUS 2026, yang mengundang 1.000 mahasiswa Master, sarjana PhD, dan peneliti pascadoktoral untuk mendaftar.
Inisiatif ini dirancang untuk mendukung proyek penelitian bersama, meningkatkan pengembangan karir, dan memberikan kesempatan kepada peneliti muda untuk bekerja di universitas dan lembaga penelitian terkemuka di Jepang.
Program ini menawarkan bantuan keuangan yang besar, bimbingan terstruktur, dan akses terhadap fasilitas penelitian tingkat lanjut, menjadikannya salah satu peluang mobilitas penelitian internasional paling menarik yang saat ini tersedia bagi para sarjana India.
APA PROGRAM LOTUS 2026?
Program LOTUS adalah inisiatif yang didukung pemerintah Jepang yang membawa para peneliti awal karir berbakat ke Jepang untuk melakukan penelitian kolaboratif.
Program ini disusun menjadi dua kategori: LOTUS Basic dan LOTUS Aspire, keduanya bertujuan untuk mendukung penelitian di Jepang. Meskipun kedua jalur tersebut memberikan pendanaan, jalur Aspire menawarkan dukungan finansial yang lebih baik, masa kerja yang lebih lama, dan fokus yang lebih kuat untuk mencapai hasil penelitian yang terukur.
BANTUAN KEUANGAN APA YANG DITAWARKAN PROGRAM LOTUS 2026?
Di bawah jalur LOTUS Basic, kandidat terpilih akan menerima 240.000 yen (sekitar Rs 1,4 lakh) per bulan untuk biaya hidup, termasuk akomodasi, hingga 12 bulan. Selain itu, 500.000 yen (sekitar Rs 2,9 lakh) per tahun akan disediakan untuk dukungan pengawasan bersama, mencakup perjalanan domestik di Jepang, bahan penelitian, dan akomodasi untuk supervisor India.
Di bawah jalur LOTUS Aspire, kandidat akan menerima gaji bulanan yang sama sebesar 240.000 yen (Rs 1,4 lakh), tetapi untuk durasi yang lebih lama hingga 36 bulan. Dukungan pengawasan bersama lebih tinggi yaitu 1.500.000 yen (sekitar Rs 8,8 lakh) per tahun, yang juga mencakup biaya perjalanan untuk peneliti dan mahasiswa di Jepang, serta biaya penelitian terkait.
Secara keseluruhan, total bantuan keuangan di bawah program LOTUS Aspire dapat mencapai hingga 4.380.000 yen per tahun (sekitar Rs 25,6 lakh), menjadikannya peluang pendanaan yang signifikan bagi para peneliti awal karir.
SIAPA YANG BERLAKU UNTUK MENDAFTAR?
Program ini terbuka untuk mahasiswa Magister, PhD, dan peneliti postdoctoral, dengan batasan usia maksimal 40 tahun. Meskipun kewarganegaraan tidak dibatasi, inisiatif ini terutama ditujukan kepada para peneliti dari India.
Pelamar tidak dapat mengirimkan lamaran secara langsung. Sebaliknya, proposal harus diajukan melalui Principal Investigator (PI) yang berbasis di universitas atau lembaga penelitian Jepang.
Kandidat dapat mengajukan beberapa lamaran di jalur Dasar, dan mereka yang terpilih nantinya dapat bertransisi ke program Aspire yang lebih canggih.
TANGGAL UTAMA YANG PERLU DIINGAT?
Batas waktu pendaftaran adalah 9 Juni 2026 (12:00 JST). Proses peninjauan dan seleksi akan berlangsung antara bulan Juni dan Agustus 2026, dengan pengumuman akhir diharapkan mulai akhir Agustus 2026 dan seterusnya.
Kandidat terpilih akan mulai menerima dukungan mulai Oktober 2026.
BIDANG PENELITIAN MANA YANG DICAKUP?
Program LOTUS 2026 menyasar bidang penelitian mutakhir dan berdampak tinggi, antara lain:
- AI, Informasi dan Robotika Cerdas
- Bioteknologi
- Energi
- Ilmu Material
- Teknologi Kuantum
- Semikonduktor
- Jaringan dan Telekomunikasi
BAGAIMANA CALON DAPAT MENGIRIMKAN Lamaran?
Kandidat yang berminat harus terlebih dahulu mengidentifikasi Penyelidik Utama di Jepang yang bersedia menjadi tuan rumah dan mengawasi proyek penelitian.
PI kemudian akan mengajukan permohonan atas nama calon. Pengajuan langsung dari pelajar atau institusi India tidak akan diterima.
APA ARTINYA BAGI PENELITI INDIA?
Program LOTUS 2026 menghadirkan peluang besar bagi para sarjana India untuk mendapatkan paparan penelitian internasional, berkolaborasi dengan institusi kelas dunia, dan mengakses infrastruktur canggih di Jepang. Dengan pendanaan hingga Rs 25,6 lakh per tahun dan dukungan multi-tahun di bawah jalur Aspire, inisiatif ini diharapkan dapat menarik talenta papan atas dari seluruh India.
Ketika persaingan global dalam teknologi baru semakin meningkat, program seperti LOTUS kemungkinan besar akan memainkan peran penting dalam membangun kemitraan penelitian jangka panjang India-Jepang sekaligus membentuk generasi pemimpin ilmiah berikutnya.
– Berakhir
[ad_2]
Jepang mengundang sarjana master dan PhD India untuk LOTUS 2026, tersedia hingga Rs 25,6 lakh
