[ad_1]
“Jika anak saya melakukan kesalahan dan bersalah, dia harus dihukum.”
Itulah kata-kata pertama Nizamuddin setelah putranya Rizwan, yang sebelumnya terkait ISIS, ditangkap di Kushinagar dalam operasi gabungan Pasukan Anti Terorisme Uttar Pradesh dan Sel Khusus Kepolisian Delhi.
Penangkapan tersebut, yang dilakukan pada Sabtu malam, membawa fokus baru pada masa lalu Rizwan dan tuduhan bahwa ia tetap aktif bahkan setelah dibebaskan dari penjara.
Nizamuddin, seorang pensiunan pegawai pemerintah, menegaskan bahwa dia berpegang teguh pada hukum dan bukan melakukan kesalahan.
“Kami adalah penduduk negara ini dan kami mencintai negara kami. Jika anak saya melakukan kesalahan dan bersalah, dia harus dihukum,” ujarnya, menjauhkan diri dari tuduhan terhadap putranya.
Pernyataannya muncul beberapa jam setelah Rizwan ditahan dan dipindahkan ke luar negara bagian itu untuk transit oleh Polisi Delhi.
PENANGKAPAN DAN DUKUNGAN
Rizwan dijemput dari Kushinagar berikut masukan tentang kegiatannya. Menurut Kepolisian Delhi, dia dicari dalam sebuah kasus, yang mencakup dakwaan berdasarkan Bagian 4 dan 5 Undang-Undang Bahan Peledak.
Para pejabat mengatakan dia telah melakukan panggilan telepon internasional, sehingga menimbulkan kecurigaan tentang kemungkinan adanya hubungan di luar India.
MASA LALU DI BAWAH PEMINDAI
Rizwan bukanlah orang baru yang masuk radar lembaga investigasi. Dia sebelumnya ditangkap oleh ATS Maharashtra pada tahun 2016 atas dugaan hubungan ISIS.
Dia kemudian menghabiskan waktu di penjara Delhi dari tahun 2017 hingga 2023 sehubungan dengan kasus ledakan sebelum dibebaskan.
Penyelidik sekarang menduga bahwa aktivitasnya mungkin terus berlanjut bahkan setelah dia dibebaskan.
KEHIDUPAN SETELAH PENJARA
Setelah keluar dari penjara, Rizwan berpindah basis dan mulai menjalankan toko makanan cepat saji, yang diyakini para penyelidik membantunya untuk tidak menonjolkan diri.
Namun, agensi menduga di balik kehidupan rutinnya tersebut, ia mungkin terlibat dalam upaya mempengaruhi dan merekrut pemuda.
PROBE LEBAR
Polisi Delhi telah membawa Rizwan ke ibu kota negara untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Agensi sekarang sedang menyelidiki jaringannya, jejak pendanaannya, dan kemungkinan hubungannya dengan agen lain.
Penangkapan ini sekali lagi menarik perhatian pada bagaimana para tersangka berupaya untuk berbaur dengan kehidupan sehari-hari sambil tetap berhubungan dengan jaringan yang lebih luas.
– Berakhir
