[ad_1]
Anda sedang menonton film thriller, atau lagu yang tepat, atau Anda masuk ke ruangan yang dingin dan tiba-tiba kulit Anda dipenuhi benjolan kecil, bulu lengan berdiri tegak. Itu berlangsung beberapa detik, dan kemudian menghilang tanpa peringatan, begitu saja.
Merinding sangat umum terjadi sehingga kebanyakan orang tidak pernah berhenti bertanya apa sebenarnya merinding itu, atau mengapa tubuh repot-repot memproduksinya. Jawabannya menjangkau lebih jauh dari yang Anda duga.
APA YANG TERJADI JIKA ANDA MENDAPATKAN GOOSEBUMPS?
Saat Anda merinding, setiap helai rambut di tubuh Anda akan terangkat, mengirimkan getaran halus ke tulang belakang Anda. Tapi apa proses di baliknya?
Setiap rambut berada di dalam folikel kecil dan melekat pada folikel tersebut adalah otot kecil yang disebut arrector pili. Ketika sistem saraf Anda mengirimkan sinyal, dipicu oleh rasa dingin, ketakutan, atau bahkan emosi yang intens, otot-otot ini berkontraksi secara bersamaan, menarik rambut ke atas dan mendorong kulit di sekitarnya menjadi benjolan kecil.

Semua itu terjadi dalam waktu kurang dari satu detik.
Lebih lanjut, sinyal yang memicu proses tersebut sebenarnya berasal dari adrenalin.
Ketika otak merasakan ancaman atau penurunan suhu secara tiba-tiba, otak melepaskan adrenalin ke dalam aliran darah hampir secara instan, itulah sebabnya merinding cenderung muncul di mana-mana, bukan di satu tempat saja.
MENGAPA KITA MERUSAK?
Sekarang mengapa mekanisme tubuh ini ada adalah hal yang menarik.
Pada manusia, merinding umumnya tidak ada gunanya, namun pada nenek moyang evolusioner kita dan pada sebagian besar mamalia saat ini, respons yang sama memiliki dua tujuan yang jelas.
Tujuan pertama adalah kehangatan.
Ketika bulu binatang berdiri tegak, ia memerangkap lapisan udara di dekat kulit, menciptakan isolasi terhadap hawa dingin. Semakin tebal bulunya, semakin efektif. Manusia sudah lama kehilangan sebagian besar rambut di tubuhnya, sehingga mekanismenya tetap ada, namun manfaatnya hilang.

Tujuan kedua adalah intimidasi.
Saat terancam, hewan seperti kucing dan landak menaikkan bulu atau durinya agar terlihat lebih besar secara fisik. Respons arector pili adalah bagian dari ancaman yang sama. Sekali lagi, manusia mempertahankan refleksnya tetapi tidak memiliki bulu yang membuatnya berguna.
Yang lebih sulit untuk dijelaskan adalah mengapa kita merinding karena musik, atau karena rasa kagum yang tiba-tiba. Para peneliti percaya hal ini terjadi karena pusat emosi di otak berbagi sirkuit dengan sistem yang memproses ancaman fisik.
Melodi atau perubahan tak terduga dalam sebuah film dapat memicu jalur adrenalin yang sama dengan rasa takut yang sebenarnya. Ini pada dasarnya adalah tumpang tindih saraf.
Jadi merinding pada dasarnya adalah sinyal hantu. Tubuh Anda menjalankan program kuno yang ditulis untuk makhluk dengan lebih banyak rambut, di dunia dengan lebih banyak predator, merespons bahaya yang bahkan mungkin tidak nyata.
#TheDailyMengapa
– Berakhir
[ad_2]
Pernah bertanya-tanya mengapa Anda merinding? Ada ilmu tersembunyi di baliknya
