[ad_1]

File foto Amit Jogi, yang dihukum atas pembunuhan pengusaha-politisi Ramavatar Jaggi. | Kredit Foto: Sushil Kumar Verma
Pengadilan Tinggi Chhattisgarh telah menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada Amit Jogi— putra mantan Ketua Menteri, mendiang Ajit Jogi— setelah memvonisnya atas kasus pembunuhan seorang pemimpin Partai Kongres Nasionalis pada tahun 2003.
Kasus ini berkaitan dengan pembunuhan pengusaha-politisi Ramavatar Jaggi di Raipur pada saat Ajit Jogi menjabat sebagai Ketua Menteri Negara. Pada tahun 2007, 28 orang divonis bersalah dalam kasus ini oleh pengadilan, namun Amit Jogi dibebaskan karena ia mendapat manfaat dari keraguan tersebut.
Pengadilan Tinggi dalam perintahnya mengatakan bahwa bukti-bukti tersebut memperjelas bahwa Amit Jogi adalah dalang seluruh konspirasi dan dia juga memegang posisi komando sebagai putra Ketua Menteri saat itu.
Pengadilan juga menjatuhkan hukuman keras kepada pengadilan karena membebaskan Amit Jogi sementara menghukum orang lain, dan menyebut keputusannya jelas-jelas ilegal, salah, menyimpang, bertentangan dengan bukti yang tersedia dalam catatan dan tanpa dasar konkrit.
“Penting untuk dicatat bahwa Hakim Pengadilan yang terpelajar telah melakukan upaya yang tidak perlu untuk membedakan peran terdakwa-Amit Jogi dari peran terdakwa/terpidana lainnya. Temuan bahwa terdakwa bertindak independen untuk menyenangkan Amit Jogi, tanpa sepengetahuannya, dan dengan cara yang tidak direncanakan olehnya, adalah tidak berkelanjutan. Sebaliknya, bukti menunjukkan bahwa rencana untuk menghilangkan pejabat NCP berasal dari Amit Jogi sendiri. Oleh karena itu, pembedaan yang diambil yang dilakukan oleh Hakim Pengadilan yang terpelajar itu dibuat-buat, tidak beralasan, dan tidak pantas,” kata perintah itu.
Pertarungan hukum yang panjang
Pada tahun 2011, CBI mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi untuk menantang pembebasan tersebut namun banding tersebut ditolak oleh HC dengan alasan penundaan. Badan investigasi kemudian memindahkan Mahkamah Agung yang merujuk kasus tersebut kembali ke Pengadilan Tinggi pada bulan November lalu dan termasuk argumen pada hari Kamis, terdapat enam hingga tujuh sidang mengenai masalah tersebut, menurut sumber.
“Kemudian CBI memindahkan Mahkamah Agung, dan kasus tersebut dirujuk ke Pengadilan Tinggi pada November lalu setelah memaafkan penundaan tersebut. Selanjutnya, Pengadilan Tinggi Yang Terhormat, pada 02.03.2026, memvonis Amit Jogi dan memerintahkannya untuk menyerahkan diri dalam waktu tiga minggu di depan pengadilan,” demikian pernyataan CBI dalam rilisnya.
Pembunuhan Ramavatar Jaggi pada tanggal 4 Juni 2003 merupakan episode sensasional menjelang pemilihan Majelis yang dijadwalkan akhir tahun itu. Jaggi adalah bendahara Partai Kongres Nasionalis yang dipimpin oleh mendiang Vidya Charan Shukla di negara bagian tersebut dan keluarganya menuduh bahwa kemunculan NCP dalam keributan politik merupakan tantangan besar bagi Kongres yang sedang menjabat.
Sementara itu, pada Senin (6 April 2026), Amit Jogi mengajukan banding ke Mahkamah Agung atas perintah Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Tinggi mengarahkannya untuk mengajukan banding atas putusan akhir sebelum tanggal 20 April 2026, sehingga semua perkara dapat disidangkan secara bersama-sama dan akhirnya pada hari yang sama, demikian pernyataan Bhagwanu Nayak, ketua juru bicara Kongres Janta Chhattisgarh (J) atau JCCJ, sebuah partai politik yang didirikan oleh mendiang Ajit. Jogi.
Diterbitkan – 06 April 2026 14:15 WIB
[ad_2]
Amit Jogi dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dalam kasus pembunuhan Jaggi pada tahun 2003
