[ad_1]
Pelayaran ke permukaan bulan secara resmi telah dimulai ketika pesawat ruang angkasa berawak Artemis 2 terlihat memetakan jalurnya melintasi bintang-bintang.
Dalam selang waktu menakjubkan yang diambil pada tanggal 4 April 2026, pesawat ruang angkasa Orion, yang disebut Integrity, muncul sebagai mercusuar yang terang dan bergerak di tengah hamparan ruang angkasa yang gelap.
Rekaman ini menunjukkan kapal yang membawa empat astronot pemberani saat mereka memulai misi bersejarah mengelilingi Bulan.
APA MISI ARTEMIS 2?
Artemis 2 adalah misi Bulan berawak pertama dalam lebih dari 50 tahun. Meskipun misi Artemis 1 sebelumnya adalah penerbangan tanpa awak untuk menguji pelindung panas dan sistem, penerbangan ini membawa awak manusia.
Tim tersebut terdiri dari empat astronot yang akan melakukan perjalanan mengelilingi Bulan dan kembali ke Bumi.
Ini merupakan langkah penting karena membuktikan bahwa pesawat ruang angkasa tersebut dapat dengan aman mendukung kehidupan manusia selama perjalanan luar angkasa.
Misi tersebut belum melibatkan pendaratan di permukaan bulan; sebaliknya, ia menguji jalur pendaratan di bulan di masa depan.
BAGAIMANA KITA BISA MELIHAT PESAWAT ANGKASA DARI BUMI?
Pesawat luar angkasa Integrity terlihat karena permukaan logamnya memantulkan sinar matahari. Saat ia semakin menjauh dari planet kita, ia tampak seperti titik cahaya yang bergerak dan stabil.
Bagi orang awam, ia mungkin menyerupai bintang atau satelit yang bergerak cepat.
Namun karena melakukan perjalanan ke Bulan, lintasannya berbeda dengan satelit yang mengorbit mengelilingi Bumi.
Teleskop yang kuat dan fotografi eksposur panjang memungkinkan kita melacak kemajuannya secara real time.
MENGAPA SELANG WAKTU INI PENTING BAGI ILMU PENGETAHUAN?
Selang waktu adalah cara kreatif untuk menunjukkan pergerakan jam hanya dalam beberapa detik.
Bagi para ilmuwan dan masyarakat, data visual ini menegaskan bahwa pesawat luar angkasa tersebut berada di jalur yang benar. Ini juga berfungsi sebagai bukti rekayasa manusia.
Setiap detik dari rekaman itu mewakili ribuan kilometer perjalanan.
Dengan menyederhanakan mekanika orbital yang rumit ini ke dalam sebuah video, NASA memungkinkan semua orang menyaksikan sejarah yang sedang dibuat.
Misi ini memiliki presisi sekitar 100 persen, memastikan bahwa kru kembali ke rumah dengan selamat setelah perjalanan 10 hari mereka.
– Berakhir
Dengarkan
[ad_2]
Saksikan: Pesawat luar angkasa Artemis 2 dengan empat astronot terlihat terbang ke Bulan dari Bumi
