-
Dari agitasi anti-Hindi hingga janji AI: Bagaimana manifesto membentuk imajinasi politik Tamil Nadu
[ad_1] Di Tamil Nadu, manifesto pemilu tidak hanya sekadar dokumen. Dokumen-dokumen tersebut berfungsi sebagai naskah politik dan dokumen yang tidak sekadar mencantumkan janji-janji, namun secara aktif membentuk makna pemerintahan, kewarganegaraan, dan tanggung jawab negara. Selama beberapa dekade, manifesto di negara bagian ini telah berfungsi sebagai teks ideologis, cetak biru kesejahteraan, dan instrumen akuntabilitas politik. Yang… Continue Reading →
-
Pertarungan demi pertempuran: Mengapa loyalis AAP menjauh dari Arvind Kejriwal
[ad_1] Pengkhianatan politik yang paling menyakitkan bukanlah pengkhianatan yang Anda duga akan terjadi. Ketika lawan ideologis berubah menjadi musuh, atau saingan ambisius mengambil tindakan, setidaknya ada preseden yang menenangkan. Anda tahu istilahnya, Anda memahami permainannya. Namun ada jenis kesedihan khusus yang lebih tenang yang diperuntukkan bagi loyalis yang terhanyut. Bukan dia yang menusukmu dari belakang.… Continue Reading →
-
Mengapa Mihir Ahuja bertaruh besar pada Maa Ka Sum
[ad_1] Dua tahun setelah rilis The Archies, Mihir Ahuja akhirnya melihat manfaat dari peran terobosannya. Ahuja memerankan Jughead dalam drama arahan Zoya Akhtar yang menandai debut Agastya Nanda, Suhana Khan, Khushi Kapoor dan Dot. Dibandingkan dengan usaha Akhtar sebelumnya, film dewasa muda ini tidak memiliki banyak pengagum, namun bagi Ahuja itu adalah pengalaman yang dia… Continue Reading →







