[ad_1]
Pada tahun 2023, pemecatan CEO OpenAI Sam Altman mengejutkan banyak orang. Meskipun ia dipekerjakan kembali dalam waktu lima hari, ia telah diberhentikan oleh dewan direksi perusahaan, dan alasan pasti di balik keputusan tersebut masih belum jelas pada saat itu. Dewan hanya mengatakan Altman tidak jujur dalam komunikasinya. Namun, bahkan tiga tahun setelah kejadian tersebut, kontroversi terus muncul kembali.
Dalam laporan baru-baru ini, The New Yorker menerbitkan penyelidikan panjang yang merinci apa yang dilaporkan menyebabkan pemecatan Altman dan akhirnya diangkat kembali. Publikasi tersebut, berdasarkan wawancara dengan puluhan orang yang mengetahui masalah tersebut, mengatakan bahwa beberapa anggota dewan tidak menganggap Altman cukup dapat dipercaya untuk memimpin perusahaan pada saat mereka yakin OpenAI hampir menciptakan AI yang dapat menyaingi atau melampaui kemampuan kognitif manusia.
Menurut laporan tersebut, anggota dewan yang berpikiran sama mengumpulkan dokumen setebal 70 halaman yang menuduh Altman salah mengartikan fakta kepada para eksekutif dan anggota dewan. Dokumen tersebut juga menuduhnya menipu mereka mengenai protokol keselamatan internal dan mengatakan dia menunjukkan pola kebohongan yang konsisten. Publikasi tersebut juga memperkuat beberapa tuduhan yang diajukan oleh dewan OpenAI dalam penyelidikannya.
Kekhawatiran muncul selama usaha sebelumnya
Laporan tersebut mengutip kekhawatiran yang muncul selama usaha Altman sebelumnya. Dikatakan bahwa karyawan senior di startup Altman sebelumnya, Loopt, layanan berbagi lokasi yang sekarang sudah tidak ada lagi, pernah meminta dewan direksi untuk memecatnya karena kekhawatiran tentang kurangnya transparansi. Laporan tersebut menyatakan bahwa tuduhan terhadap Altman tidak terbatas pada OpenAI atau Loopt.
Investigasi juga mengklaim bahwa Altman dipecat dari akselerator startup Y Combinator karena ketidakpercayaan. Namun pimpinan Y Combinator mengatakan dia tidak dipecat melainkan diminta memilih antara Y Combinator atau OpenAI. Salah satu anggota kelompoknya di Y Combinator, mantan salah satu pemilik Reddit Aaron Swartz, dilaporkan menggambarkannya sebagai “seorang sosiopat” yang “tidak pernah bisa dipercaya.”
Laporan tersebut juga menuduh Altman berbohong kepada pejabat pemerintah saat mencari pendanaan. Lebih lanjut disebutkan bahwa beberapa eksekutif senior Microsoft menggambarkan Altman sebagai seseorang yang “menyalahartikan, memutarbalikkan, melakukan negosiasi ulang, dan mengingkari perjanjian.”
Menurut publikasi tersebut, Altman juga diduga salah mengartikan persetujuan keselamatan untuk beberapa produk perusahaan, termasuk GPT-4. Laporan tersebut juga menuduhnya menerbitkan pernyataan yang kontradiktif mengenai isu-isu seperti perlunya regulasi AI dan kesepakatan dengan Nvidia.
Mengapa tuduhan ini penting
Tuduhan ini muncul ketika teknologi OpenAI telah menyusup ke banyak aspek kehidupan modern, mulai dari saran kesehatan dan otomatisasi pekerjaan di berbagai industri hingga membantu siswa menyelesaikan pekerjaan rumah dan bahkan aplikasi pertahanan. Karena skala dan pengaruh teknologi OpenAI, tuduhan seperti itu sangat mengkhawatirkan bagi setiap eksekutif yang memimpin perusahaan sebesar dan penting seperti OpenAI.
– Berakhir
