[ad_1]
Makan di luar angkasa bukan hanya tentang bertahan hidup; ini tentang membawa sepotong rumah kepada bintang-bintang. Pada hari Minggu, 5 April 2026, NASA merilis video menarik dari pesawat ruang angkasa Orion, yang saat ini sedang menjalankan misi bulan Artemis II.
Rekaman tersebut menunjukkan astronot Reid Wiseman, Christina Koch, dan Jeremy Hansen menikmati makanan sambil mengambang di gayaberat mikro.
Yang membuat banyak orang lega, komandan Wiseman membenarkan bahwa bahkan dalam perjalanan mengelilingi Bulan, luar angkasa memiliki mac dan keju.
BAGAIMANA ASTRONOUT MAKAN DALAM MIKROGRAVITAS?
Di dunia tanpa “naik” atau “turun”, makan menjadi tugas rekayasa yang rumit.
Gayaberat mikro mengacu pada kondisi di mana orang atau benda tampak tidak berbobot.
Karena tidak ada gravitasi untuk menyimpan makanan di piring, semuanya disimpan dalam kantong plastik atau logam yang tertutup rapat.
Christina Koch, yang menghabiskan hampir satu tahun di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), menjelaskan bahwa sebagian besar makanan mengandung rehidrasi.
Proses ini melibatkan penambahan air ke makanan kering sehingga menyerap kelembapan dan dapat dimakan kembali.
Dalam video tersebut, para kru memamerkan koktail udang yang telah “diisi” dan ternyata sangat lezat.
MENGAPA KONTROL CRUMB SANGAT PENTING?
Anda mungkin bertanya-tanya mengapa astronot tidak bisa hanya makan sepotong roti kering. Alasannya adalah keamanan. Di dalam pesawat ruang angkasa, remah-remah tidak jatuh ke lantai; mereka mengapung.
Partikel-partikel kecil ini dapat terbang ke mata astronot atau, lebih buruk lagi, tersedot ke dalam peralatan dan kabel yang rumit, sehingga menyebabkan korsleting.
Oleh karena itu, makanan seperti kacang hijau pedas dan makaroni yang ditampilkan kru Artemis II harus stabil dan “bebas remah”.
APA YANG ADA DI MENU ARTEMIS NASA?
NASA memastikan menunya jauh dari kata membosankan. Terdapat 189 item unik, termasuk brisket daging sapi panggang dan salad mangga.
Makanan ini termostabilisasi, artinya makanan tersebut diberi perlakuan panas untuk menghancurkan bakteri berbahaya sehingga tetap aman selama bertahun-tahun tanpa lemari es.
Meskipun misi tersebut menguji batas-batas perjalanan luar angkasa, kenyamanan tetap menjadi prioritas.
Saat kru melayang melewati permukaan bulan, sekantong kembang kol hangat dan keju memberikan dorongan psikologis yang luar biasa.
– Berakhir
Dengarkan
