[ad_1]
Dalam momen yang telah memikat para pecinta ruang angkasa di seluruh dunia, Elon Musk membagikan video menakjubkan yang menunjukkan pesawat ruang angkasa Artemis II milik NASA melintas dekat Bulan, menawarkan pemandangan langka permukaan bulan dari luar angkasa.
Rekaman yang beredar luas di media sosial menunjukkan kapsul Orion terbang melewati Bulan dengan kejernihan luar biasa, memperlihatkan kawah dan punggung bukit dengan detail yang tajam seolah-olah dilihat dari ketinggian rendah.
Klip lainnya mendapat perhatian setelah juga dibagikan oleh pengusaha Mario Nawfal.
“Artemis II baru saja mengirimkan kembali rekaman Bulan yang begitu dekat dan detail sehingga Anda dapat melihat setiap kawah dan punggung bukit seolah-olah Anda sedang terbang di atasnya. Manusia kembali mengorbit Bulan untuk pertama kalinya dalam lebih dari 50 tahun dan pemandangan tersebut benar-benar tidak nyata,” tulis Nawfal.
Video tersebut juga menangkap momen penting dalam misi tersebut, Artemis II kembali online setelah pemadaman komunikasi selama 40 menit saat melakukan perjalanan di belakang sisi jauh Bulan, wilayah yang secara permanen menjauhi Bumi.
Naufal, bereaksi terhadap perkembangan tersebut, menulis, “Artemis kembali online setelah pemadaman listrik selama 40 menit saat berada di sisi gelap Bulan. Kami tidak meninggalkan Bumi. Kami memilihnya.”
Pemadaman listrik terjadi ketika Bulan memblokir sementara komunikasi antara pesawat ruang angkasa Orion dan Deep Space Network milik NASA, sebuah fase rutin namun penting dalam misi tersebut.
Artemis II menandai pertama kalinya dalam lebih dari lima dekade manusia mengorbit Bulan, serupa dengan misi bersejarah Apollo. Visual yang kini muncul dari misi tersebut menawarkan perspektif permukaan bulan yang jarang terlihat sebelumnya, sehingga menghidupkan kembali minat global dalam eksplorasi luar angkasa.
– Berakhir
Dengarkan
