Garis waktu kelangsungan hidup teknisi GS Sharanya di hutan Karnataka

tokeslot

temposlot

tokeslot

temposlot

temposlot

JUDI BOLA

Tokeslot

Troy Electric Co – Trusted Electricians for Safe & Reliable Power Solutions

Panduan Lengkap Pola Hidup Dan Makan Vegetarian – GoNutss

Private Concierge & Luxury Travel Istanbul – Istanbul VIP

Le Chant des Rives – Artistic Expression Inspired by Nature

Noman Illustration – Digital Art, Character Design & Creative Illustration

Pieni Onni | Handmade Scandinavian Home & Lifestyle Products

Refuge Courchevel Vanoise – Penginapan Gunung & Wisata Alam di Pegunungan Alpen Prancis

Tail Dragger Blues Band – Live Blues Music & Classic Performances

Tomiko Wada – Visual Artist & Fine Art Photography Portfolio

Totally Tiffany Naylor | Inspiration for Everyday Life

BGettings Belajar Skill Digital dengan Mudah

Bianchi Boys Clothing Brand for Modern Men

Geniux Trial Nutrisi untuk Kekuatan Mental

Kelly Marceau Learning, Leadership, and Growth

Stars in Coma Musik Alternatif dan Indie Pop

Sushi WiFi Rental WiFi Portabel Mudah dan Praktis

The Integrated Retailer Solusi Ritel Modern

Valley Choral Menghidupkan Musik Lewat Harmoni

Perlengkapan Bayi Dan Tips Merawat Bayi

Traveling Dan Hiburan Di Jepang

DevOps Untuk Drupal Dan Plugin Modul Drupal

Kratifitas Tanpa Batas Dan Inovasi

Dokumenter Blog Dan Movie Film

Market Globalization Blog

E-Comerse Dan Retail Blog

Hobby Horse Saddlery Lengkap untuk Peternakan dan Perawatan Peternakan

Hotel Don Benito Liburan Tak Terlupakan Dimulai di Sini

Hot Sauces Unlimited Jelajahi Dunia Rasa Pedas

iFinanceWeb Portal Edukasi dan Tips Keuangan

Inez Barlatier Pola, Tema, dan Ide Kreatif

Kremenchug-i Media Portal Berita Lokal dan Nasional

Movies Watches Koleksi Review Film Favoritmu

Maraton Blog Dan Tips Berlari Yang Baik

Teknologi otomotif

Williams Brown

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Dolor, alias aspernatur quam voluptates sint, dolore doloribus voluptas labore temporibus earum eveniet, reiciendis.

Categories


[ad_1]

GS Sharanya, teknisi berusia 36 tahun yang tersesat saat melakukan perjalanan ke puncak Tadiandamol di Karnataka pada 2 April, telah diselamatkan setelah operasi empat hari melintasi hutan lebat Kodagu di Karnataka.

Lebih dari sekedar operasi penyelamatan, kisah kelangsungan hidupnya selama empat hari di alam liar tampak seperti film survival Hollywood. Sharanya, yang tinggal di Kozhikode Kerala, telah berkumpul kembali dengan keluarganya dengan selamat.

Teknisi berusia 36 tahun ini menceritakan kisah kelangsungan hidupnya kepada wartawan. Berikut rincian penderitaannya sehari-hari.

HARI 1: HILANG DI HUTAN

Sharanya terpisah dari rombongannya yang terdiri dari 15 orang lainnya dan seorang pemandu alam, saat menuruni puncak Tadiandamol.

Dia salah belok saat mencari anggota kelompok lainnya.

Karena hutan terlalu lebat untuk dijelajahi, dia terus berjalan menuruni bukit hingga sekitar pukul 18.45, berharap menemukan orang. Namun, dia tidak menemukan siapa pun.

Dia berhasil menelepon Yadhu, rekan kantornya, dan memintanya untuk mengingatkan orang lain. Namun, ponselnya kehabisan baterai saat mencoba mengirim pesan ke nomor saluran bantuan.

Sharanya memutuskan untuk bermalam di dekat sungai.

HARI 2: PENCARIAN UNTUK MENCARI BANTUAN

Sharanya tidak banyak bergerak di pagi hari karena nyeri di kakinya setelah berjalan berjam-jam.

Karena jarak pandangnya bagus, dia naik ke titik yang lebih tinggi di bukit, berharap drone dapat melihatnya.

Dia bertahan hidup dengan meminum air dari sungai terdekat. Dia juga memastikan berada di area yang relatif terbuka sehingga tim pencari dapat menemukannya dengan mudah.

Dia juga akan berteriak dari tempat yang lebih tinggi, mengharapkan tanggapan dari penduduk setempat.

HARI 3: MELAWAN HUJAN & DINGIN

Pada hari ketiga, dia berencana untuk terus berjalan mencari bantuan.

Meskipun ada ancaman gajah liar di daerah tersebut, dia terus berjalan tanpa terpengaruh. Faktanya, Sharanya tidak bertemu satu pun hewan liar selama empat hari cobaan beratnya.

Malamnya, hujan deras membuatnya basah kuyup dan dinginnya malam membuatnya tidak bisa tidur.

HARI 4: AKHIRNYA DISELAMATKAN

Di hari terakhir, Sharanya menunggu hingga sekitar tengah hari, masih basah akibat hujan malam sebelumnya.

Meskipun aliran sungai menyediakan air minum, persediaannya cepat habis. Pada saat itulah orang-orang dari suku setempat datang menyelamatkannya.

Seorang anggota suku setempat mendengar teriakannya dari kejauhan dan datang menyelamatkannya, mengakhiri cobaan beratnya.

KEMBALI RUMAH TAPI TIDAK TERGANTUNG

Kembali ke rumahnya di Nadapuram pada Minggu malam, dia diterima dengan perasaan lega dan emosional. Ibunya, yang telah menunggu selama berhari-hari dalam ketidakpastian, putus asa ketika dia berbicara tentang keyakinannya yang tak tergoyahkan akan kembalinya putrinya.

Bagi Sharanya, hutan bukan sekedar ujian untuk bertahan hidup, namun sebuah pengalaman yang semakin menguatkan dirinya. Ketika ditanya tentang rencana pendakian berikutnya, dia mengatakan kepada wartawan, “Mungkin musim panas mendatang.”

– Berakhir

Diterbitkan Oleh:

Aprameya Rao

Diterbitkan pada:

6 April 2026 15.51 WIB

[ad_2]

Garis waktu kelangsungan hidup teknisi GS Sharanya di hutan Karnataka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *