[ad_1]
Iran memperingatkan “risiko serius kontaminasi radioaktif” setelah serangan baru di dekat pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr, dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menulis surat kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres untuk mengutuk serangan AS-Israel terhadap fasilitas nuklir Iran.
Dalam surat tersebut, yang teksnya dibagikan melalui Telegram, Araghchi mengatakan serangan berulang kali di sekitar satu-satunya pembangkit listrik tenaga nuklir yang beroperasi di negara itu menimbulkan bahaya besar bagi manusia dan lingkungan bagi wilayah yang lebih luas. Dia mengatakan serangan berulang-ulang di dekat fasilitas aktif Bushehr telah menciptakan “situasi yang tidak dapat ditoleransi” dan memperingatkan bahwa pelepasan radiologi apa pun dapat menimbulkan konsekuensi yang parah di luar perbatasan Iran, Al Jazeera melaporkan.
Dalam postingan terpisah di X, Araghchi mengatakan pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr telah diserang sebanyak empat kali, dan mengklaim bahwa dampak radioaktif apa pun akan lebih mengancam ibu kota Dewan Kerjasama Teluk dibandingkan Teheran.
Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengatakan Iran memberi tahu mereka bahwa sebuah proyektil menghantam dekat lokasi pabrik Bushehr pada Sabtu pagi, menandai insiden keempat dalam beberapa pekan terakhir. Pengawas nuklir PBB mengatakan salah satu anggota staf perlindungan fisik di lokasi tersebut tewas akibat pecahan proyektil, sementara sebuah bangunan rusak akibat gelombang kejut dan puing-puing. Namun, badan tersebut menambahkan bahwa tidak ada peningkatan tingkat radiasi yang dilaporkan.
Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden tersebut, dan menekankan bahwa lokasi pembangkit listrik tenaga nuklir dan daerah sekitarnya tidak boleh diserang, karena bangunan tambahan mungkin berisi peralatan keselamatan penting. Dia kembali menyerukan pengekangan militer secara maksimal dan menegaskan kembali pentingnya mematuhi tujuh pilar keselamatan nuklir badan tersebut selama konflik.
Kantor berita Iran, Tasnim, mengatakan serangan itu tidak berdampak pada bagian utama pembangkit listrik dan produksi listrik tetap normal. Bushehr, yang terletak di pantai Teluk Iran, adalah satu-satunya pembangkit listrik tenaga nuklir yang masih berfungsi di negara tersebut dan tetap sensitif secara strategis.
– Berakhir
Dengarkan
[ad_2]
Iran menandai 'risiko kontaminasi serius' setelah serangan Bushehr, tulis Araghchi kepada PBB
