[ad_1]

File gambar seorang wanita memegang bendera Iran. | Kredit Foto: AP
Iran pada Senin (6 April 2026) menolak usulan gencatan senjata terbaru dan malah mengatakan ingin mengakhiri perang secara permanen, bahkan ketika ultimatum Presiden AS Donald Trump semakin dekat.
Perang Iran-Israel LANGSUNG
“Kami tidak akan menerima gencatan senjata begitu saja,” kata Mojtaba Ferdousi Pour, kepala misi diplomatik Iran di Kairo. Pers Terkait. “Kami hanya menerima berakhirnya perang dengan jaminan bahwa kami tidak akan diserang lagi.” dikelola negara Iran IRNA Kantor berita mengatakan Teheran telah menyampaikan tanggapannya melalui Pakistan, yang merupakan mediator utama.

Batas waktu Trump berpusat pada pembukaan Selat Hormuz oleh Teheran, yang merupakan jalur pengiriman seperlima minyak dunia pada masa damai. Ferdousi Pour mengatakan para pejabat Iran dan Oman sedang mengerjakan mekanisme untuk mengelola titik penyempitan pengiriman.
Cengkeraman Iran di selat tersebut menyebabkan harga minyak melonjak dan mengguncang perekonomian dunia.
Penolakan Iran terjadi setelah Israel menyerang pabrik petrokimia utama di ladang gas alam South Pars dan membunuh dua komandan paramiliter Garda Revolusi.
Serangan ladang gas bertujuan menghilangkan sumber pendapatan utama Iran, kata Israel. Ladang ini sangat penting untuk produksi listrik, namun serangan tersebut tampaknya terpisah dari ancaman Trump. Ladang gas yang dimiliki bersama Qatar adalah yang terbesar di dunia.
Sementara itu, di bawah tekanan dari dalam negeri karena kekhawatiran konsumen, Trump telah memperingatkan Iran bahwa jika tidak ada kesepakatan yang dicapai untuk membuka kembali selat tersebut, AS akan membuat negara tersebut “kembali ke zaman batu.” Trump telah memberikan beberapa tenggat waktu kepada Iran. Laporan penolakan Iran ini muncul saat ia memberikan komentar kepada wartawan pada acara Paskah tahunan di Gedung Putih, menjelang komentar yang lebih luas pada Senin (6 April 2026) sore.

Tidak jelas apakah Trump mengetahui berita tersebut. Dia menyebut Iran sebagai musuh yang “kuat” namun “tidak sekuat sebulan yang lalu.” Ketika ditanya apakah Selasa (7 April 2026) pukul 8 malam waktu Washington adalah batas waktu terakhirnya, Trump hanya menjawab, “Ya.” Israel mengancam para pejabat Iran ketika mediator mencoba mengulur waktu.
Diterbitkan – 06 April 2026 21:48 WIB
[ad_2]
Iran menolak proposal gencatan senjata terbaru ketika tenggat waktu Trump semakin dekat
