[ad_1]

Serangan AS-Israel menghantam area dekat pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr Iran pada Sabtu 4 April 2026. Kredit foto: X/@araghchi
Serangan AS-Israel menghantam daerah dekat pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr Iran pada hari Sabtu (4 April 2026), sehingga mendorong Menteri Luar Negeri negara tersebut untuk memperingatkan bahwa dampak dari setiap dampak yang ditimbulkan akan sangat dirasakan oleh negara-negara tetangga di Teluk.
Serangan di dekat pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr menewaskan seorang penjaga dan menyebabkan Rusia, yang sebagian membangun fasilitas tersebut dan membantu mengoperasikannya, mengumumkan bahwa mereka sedang mengevakuasi 198 pekerja.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memperingatkan bahwa serangan lanjutan terhadap pembangkit listrik tenaga nuklir di pantai selatan Iran pada akhirnya dapat menyebabkan dampak radioaktif yang akan “mengakhiri kehidupan di ibu kota GCC (Dewan Kerjasama Teluk), bukan di Teheran”.
Bushehr jauh lebih dekat dengan Kuwait, Bahrain dan Qatar dibandingkan dengan ibu kota Iran.

Badan Energi Atom Internasional mengungkapkan keprihatinannya
Rafael Grossi, kepala Badan Energi Atom Internasional menulis di X bahwa tidak ada peningkatan tingkat radiasi yang dilaporkan di lokasi tersebut, namun tetap menyuarakan “keprihatinan mendalam” atas serangan tersebut, yang menurutnya merupakan insiden keempat dalam beberapa minggu terakhir.
“Lokasi PLTN (pembangkit listrik tenaga nuklir) atau daerah sekitarnya tidak boleh diserang,” katanya.
Ada juga lebih banyak serangan di Teheran, dimana sebuah AFP Jurnalis melihat kabut tebal asap abu-abu menutupi cakrawala.
“Keadaannya sangat sulit saat ini. Anda bahkan tidak dapat membuat rencana enam jam ke depan,” kata seorang fotografer berusia 40 tahun yang tinggal di ibu kota. AFP
“Tidak ada yang bisa kami lakukan. Kami tidak punya kekuatan untuk mengubah situasi,” kata pria yang menjual barang-barangnya secara online untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Serangan itu terjadi ketika pencarian berlanjut untuk mencari seorang penerbang AS yang hilang yang jet tempurnya jatuh di Iran, dan ketika Teheran mengumumkan serangan baru di wilayah tersebut, Garda Revolusi mengatakan mereka melakukan serangan pesawat tak berawak terhadap sebuah kapal komersial di Bahrain yang diduga terkait dengan Israel.
Perang tersebut meletus lebih dari sebulan yang lalu dengan serangan AS-Israel terhadap Iran yang menewaskan pemimpin tertinggi Ali Khamenei, memicu pembalasan yang telah menyebarkan konflik ke seluruh Asia Barat dan mengguncang perekonomian global.
Diterbitkan – 05 April 2026 07:26 WIB
