[ad_1]
Pengadilan SIR yang dibentuk atas perintah pengadilan tertinggi memberikan putusan pertamanya pada hari Minggu di Benggala Barat. Majelis hakim mantan Ketua Pengadilan Tinggi Kalkuta TS Sivagnanam membersihkan nama calon Kongres Motab Shaikh, yang namanya dicoret dari daftar pemilih.
Shaikh bersaing dari kursi majelis Farakka tahun ini. Pengadilan memverifikasi dokumennya dan menyatakan dia sebagai pemilih yang sah, sehingga membatalkan keputusan petugas pengadilan pada putaran SIR sebelumnya. “Pengamatan ini dilakukan karena Majelis tidak dapat membaca dengan teliti alasan yang diberikan oleh Hakim yang mengadili karena mengecualikan nama pemohon banding,” demikian bunyi perintah Pengadilan.
Keputusan ini dianggap penting karena hanya sehari menjelang hari terakhir pengajuan nominasi untuk tahap pertama pemilu pada 23 April.
MA telah mempercayakan lebih dari 700 petugas kehakiman untuk membuang 60 nama pemilih yang telah diadili oleh Komisi Eropa. Nama Motab Shaikh masuk dalam daftar pemilih tahun 2002. Namun kemudian dicoret saat proses SIR karena ketidakcocokan namanya. Pada tanggal 2 April, dia mengajukan permohonan mendesak ke Mahkamah Agung. Majelis hakim yang dipimpin oleh CJI Suryakant telah mengarahkan pengadilan untuk menyelesaikan masalah ini pada tanggal 6 April.
Sesuai perintah Mahkamah Agung, diumumkan bahwa namanya akan dibersihkan pada tanggal 6, yang merupakan hari terakhir pengajuan surat nominasi. Izin pertama Mehtab Sheikh dilakukan pada hari pertama pembentukan Pengadilan SIR,” kata Firdous Shamim, pengacara Kongres kandidat.
Pengadilan telah mengumumkan putusan dengan mempertimbangkan kartu Aadhaar sebagai dokumen utama, tambahnya.
– Berakhir
[ad_2]
motab syekh dinyatakan sebagai pemilih sah oleh pengadilan sir di bengal barat menjelang pemilu
