Negara-negara bukanlah bawahan Centre: Hakim BV Nagarathna

tokeslot

temposlot

tokeslot

temposlot

temposlot

JUDI BOLA

Tokeslot

Troy Electric Co – Trusted Electricians for Safe & Reliable Power Solutions

Panduan Lengkap Pola Hidup Dan Makan Vegetarian – GoNutss

Private Concierge & Luxury Travel Istanbul – Istanbul VIP

Le Chant des Rives – Artistic Expression Inspired by Nature

Noman Illustration – Digital Art, Character Design & Creative Illustration

Pieni Onni | Handmade Scandinavian Home & Lifestyle Products

Refuge Courchevel Vanoise – Penginapan Gunung & Wisata Alam di Pegunungan Alpen Prancis

Tail Dragger Blues Band – Live Blues Music & Classic Performances

Tomiko Wada – Visual Artist & Fine Art Photography Portfolio

Totally Tiffany Naylor | Inspiration for Everyday Life

BGettings Belajar Skill Digital dengan Mudah

Bianchi Boys Clothing Brand for Modern Men

Geniux Trial Nutrisi untuk Kekuatan Mental

Kelly Marceau Learning, Leadership, and Growth

Stars in Coma Musik Alternatif dan Indie Pop

Sushi WiFi Rental WiFi Portabel Mudah dan Praktis

The Integrated Retailer Solusi Ritel Modern

Valley Choral Menghidupkan Musik Lewat Harmoni

Perlengkapan Bayi Dan Tips Merawat Bayi

Traveling Dan Hiburan Di Jepang

DevOps Untuk Drupal Dan Plugin Modul Drupal

Kratifitas Tanpa Batas Dan Inovasi

Dokumenter Blog Dan Movie Film

Market Globalization Blog

E-Comerse Dan Retail Blog

Hobby Horse Saddlery Lengkap untuk Peternakan dan Perawatan Peternakan

Hotel Don Benito Liburan Tak Terlupakan Dimulai di Sini

Hot Sauces Unlimited Jelajahi Dunia Rasa Pedas

iFinanceWeb Portal Edukasi dan Tips Keuangan

Inez Barlatier Pola, Tema, dan Ide Kreatif

Kremenchug-i Media Portal Berita Lokal dan Nasional

Movies Watches Koleksi Review Film Favoritmu

Maraton Blog Dan Tips Berlari Yang Baik

Teknologi otomotif

Williams Brown

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Dolor, alias aspernatur quam voluptates sint, dolore doloribus voluptas labore temporibus earum eveniet, reiciendis.

Categories


[ad_1]

Hakim BV Nagarathna mengatakan Pemerintah Pusat dan Negara Bagian tidak terburu-buru ke pengadilan sebagai musuh setiap kali terjadi perselisihan. Mengajukan.

Hakim BV Nagarathna mengatakan Pemerintah Pusat dan Negara Bagian tidak terburu-buru ke pengadilan sebagai musuh setiap kali terjadi perselisihan. Mengajukan. | Kredit Foto: Hindu

Hakim Mahkamah Agung, Hakim BV Nagarathna, pada Sabtu (4 April 2026), mengatakan Pusat tidak dapat memperlakukan negara sebagai “bawahan” atau mendiskriminasi warga suatu negara yang diperintah oleh partai politik lawan.

Hakim Nagarathna mengatakan Pusat harus memandang Amerika sebagai koordinator dan federalisme sebagai tatanan konstitusional yang setara.

Opini | Federalisme India memerlukan perubahan struktural

Hakim Mahkamah Agung, sesuai senioritasnya sebagai Ketua Hakim perempuan pertama di India pada tahun 2027, mengatakan perbedaan politik atau konflik ideologi antara partai di Pusat dan partai yang berkuasa di suatu Negara Bagian tidak boleh menjadi alasan untuk melakukan diskriminasi terhadap warga Negara Bagian tersebut.

“Perbedaan antar partai atau ideologi politik yang berbeda harus dikesampingkan dalam hal hubungan Pusat-Negara… Warga negara harus mendapat manfaat dari kedua pemerintah sehubungan dengan skema kesejahteraan… Warga negara suatu Negara tidak dapat didiskriminasi dalam hal pembangunan atau pemerintahan. Tidak boleh ada pendekatan pilih-pilih (pick-and-choose) dalam kaitannya dengan Amerika ketika pendekatan tersebut berada dalam lingkup program pembangunan bagi warga negara suatu negara. Kesetaraan sebagai pendekatan yang adil harus diterapkan,” kata Hakim Nagarathna dalam ceramahnya di Universitas Hukum Nasional Chanakya tentang ’Konstitusionalisme di Luar Hak: Mengapa Struktur Itu Penting’.

Hakim Nagarathna mengatakan pemerintah pusat dan negara bagian tidak terburu-buru ke pengadilan sebagai musuh setiap kali terjadi perselisihan. Pusat ini berperan sebagai mentor dan mediator perselisihan, namun tidak dapat dilihat sebagai pemicu konflik, tambahnya.

“Meningkatnya konflik antara negara-negara anggota atau antara pusat dan negara bagian tidak membawa dampak baik bagi bangsa ini. Hal ini menimbulkan cacat pada bentuk pemerintahan konstitusional yang harus selalu dihindari, karena kekuatan bangsa didasarkan pada landasan dan prinsip konstitusional,†kata Hakim Nagarathna.

Demokrasi federal yang matang tidak akan langsung bergantung pada pengadilan. Sebaliknya, hal ini harus beralih ke dialog, negosiasi dan mediasi, katanya.

“Ketika negara-negara mulai mengajukan tuntutan terhadap satu sama lain, atau terhadap Pusat, hal ini tidak mencerminkan kekuatan melainkan melemahnya federalisme kooperatif. Isu-isu seperti sengketa perbatasan atau sengketa pembagian air terlalu rumit, sensitif, dan berkepanjangan untuk direduksi menjadi litigasi yang bersifat permusuhan di hadapan pengadilan saja,” kata hakim Mahkamah Agung tersebut.

[ad_2]

Negara-negara bukanlah bawahan Centre: Hakim BV Nagarathna

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *