[ad_1]
Nepal mengumumkan hari libur mingguan selama dua hari untuk kantor-kantor pemerintah sebagai respons terhadap kekurangan produk minyak bumi terkait perang Iran, kata para pejabat pada Minggu.
Berdasarkan keputusan baru ini, hari Sabtu dan Minggu kini akan diperingati sebagai hari libur mingguan bagi kantor-kantor pemerintah, sebuah perubahan dari sistem sebelumnya yang hanya hari Sabtu sebagai hari libur.
Juru bicara pemerintah Sasmita Pokharel mengatakan keputusan tersebut juga menetapkan jam kerja baru untuk kantor-kantor pemerintah, yang kini akan berfungsi mulai pukul 09.00 hingga 17.00.
Pokharel menambahkan, langkah tersebut diambil karena situasi tidak nyaman akibat gangguan pasokan minyak bumi. Pengaturan baru ini akan mulai berlaku mulai Senin.
Juru bicara tersebut lebih lanjut mengatakan bahwa kantor pemerintah dan lembaga pendidikan akan tetap tutup pada hari Sabtu dan Minggu. Namun, rapat Kabinet memutuskan bahwa jam kerja pukul 09.00 hingga 17.00 akan berlaku di kantor-kantor pemerintah, tidak termasuk lembaga pendidikan.
Hingga saat ini, kantor pemerintahan di Nepal beroperasi dari jam 10 pagi hingga jam 5 sore. Dengan revisi jadwal tersebut, jam kerja diperpanjang satu jam pada pagi hari.
Sebelumnya, Nepal menaikkan harga bahan bakar penerbangan hingga 117,4% untuk penerbangan internasional, efektif setelah tengah malam pada hari Selasa.
Perusahaan Minyak Nepal (NOC) yang dikelola negara mengatakan kenaikan sebesar 84,7%, 116,2% dan 117,4% untuk penerbangan internasional masing-masing dari Kathmandu, Pokhara dan Bhairahawa, diperlukan untuk melakukan pembayaran kepada Indian Oil Corporation tepat waktu dan menghindari gangguan pasokan lebih lanjut.
– Berakhir
Dengarkan
