[ad_1]

Sharanya, dari Kerala, dilaporkan hilang di Tadiyendamol di distrik Kodagu. Foto: Pengaturan Khusus
Operasi pencarian untuk melacak seorang perempuan berusia 36 tahun yang hilang saat perjalanan ke Tandiandamol di Distrik Kodagu pada Kamis (2 April 2026) diintensifkan pada Minggu (5 April 2026) dengan mengerahkan personel tambahan dan kamera drone.
Menteri Kehutanan Eshwar Khandre mengatakan bahwa 40 personel dalam empat tim, bersama dengan kamera drone, telah dikerahkan untuk melacak G. Sharanya, seorang wanita dari Kozhikode di Kerala. Tindakan ini mengikuti arahan dari Ketua Menteri Siddaramaiah untuk mengintensifkan upaya pencarian trekker yang hilang tersebut.
Sebanyak sembilan tim saat ini terlibat dalam operasi pencarian, kata Khandre dalam sebuah pernyataan.
Ibu Sharanya telah melakukan perjalanan dari Kerala untuk trekking dan tinggal di sebuah homestay di desa Kakkabbe. Pada tanggal 2 April, dia berangkat ke perbukitan Tadiandamol bersama seorang pemandu dan 15 pendaki lainnya sebelum hilang pada sore yang sama.
“Segera setelah informasi diterima, lima tim yang terdiri dari sekitar 50 personel, termasuk polisi, pasukan anti-Naxal, pasukan anjing, dan petugas kehutanan, memulai operasi pencarian,” ujarnya.
Menurut laporan, Ibu Sharanya menghubungi pihak homestay melalui telepon pada hari Kamis (2 April), memberi tahu mereka bahwa dia tersesat. Pak Khandre menyatakan bahwa penggeledahan dilakukan berdasarkan lokasi ponselnya.
Komunitas suku setempat juga telah bergabung dalam upaya pencarian yang dilakukan dengan kamera drone termal canggih.
Pernyataan tersebut mengatakan bahwa Siddaramaiah telah menyatakan keprihatinannya atas hilangnya trekker tersebut dan mengarahkan para pejabat untuk menugaskan personel tambahan. “Upaya terus menerus dan tulus sedang dilakukan untuk menemukan perempuan yang hilang tersebut,” kata Menteri Kehutanan.
Sementara itu, Inspektur Polisi Distrik Kodagu Bindu Mani RN mengatakan drone termal dan normal digunakan dalam operasi pencarian.
Dia mengatakan dua tim pasukan anti-Naxal, lima tim Departemen Kehutanan dari berbagai wilayah, satu regu anjing dari departemen kepolisian dan sekitar 15 suku setempat membantu operasi pencarian.
Masyarakat diminta menginformasikan ke kantor polisi terdekat jika mendapat informasi mengenai perempuan hilang tersebut. Ruang kendali Negara Bagian Keralam juga telah diberitahu, kata Ibu Bindu Mani.
Diterbitkan – 05 April 2026 15:34 WIB
