[ad_1]
Pemerintah telah mengizinkan negara-negara bagian untuk melipatgandakan alokasi harian tabung LPG 5 kg bagi pekerja migran, sebagai sebuah langkah yang bertujuan untuk memudahkan akses bahan bakar di tengah gangguan yang terkait dengan konflik yang sedang berlangsung di Asia Barat.
Dalam perintah yang dikeluarkan pada tanggal 6 April, pemerintah mengatakan jumlah harian tabung LPG (FTL) perdagangan bebas 5 kg yang tersedia untuk didistribusikan kepada pekerja migran akan digandakan, berdasarkan rata-rata jumlah harian tabung yang dipasok pada tanggal 2 dan 3 Maret 2026.
Kenaikan ini akan berlaku melampaui batas sebelumnya sebesar 20% yang ditentukan dalam arahan tanggal 21 Maret.
Silinder tambahan tersebut akan ditempatkan di pemerintah negara bagian dan departemen pangan atau pasokan sipil untuk didistribusikan hanya kepada pekerja migran, dengan dukungan dari perusahaan pemasaran minyak sektor publik.
Keputusan tersebut diambil di tengah krisis pasokan LPG di beberapa wilayah di negara tersebut, yang dipicu oleh gangguan pada rantai pasokan energi global akibat perang Asia Barat.
India sangat bergantung pada impor LPG, dan konflik yang sedang berlangsung telah menyebabkan terhambatnya pasokan dan meningkatnya ketidakstabilan ketersediaan.
Dalam beberapa minggu terakhir, kekurangan ini mulai berdampak paling besar pada pekerja migran. Di beberapa kota, para pekerja kesulitan mendapatkan akses terhadap bahan bakar memasak yang terjangkau, akibat tertundanya pengisian bahan bakar dan kenaikan harga di pasar informal.
Banyak dari mereka terpaksa beralih ke alternatif lain seperti kayu bakar, sementara yang lain mulai kembali ke kampung halaman karena biaya hidup meningkat.
Industri-industri yang bergantung pada pekerja migran juga mengalami gangguan, karena kekurangan bahan bakar mempengaruhi layanan kantin dan kondisi kehidupan sehari-hari, sehingga lebih sulit untuk mempertahankan pekerja.
Pemerintah menyatakan bahwa pasokan LPG secara keseluruhan tetap stabil dan telah mengambil langkah-langkah untuk mengelola distribusi, termasuk memprioritaskan konsumsi penting, meningkatkan pemantauan untuk mencegah penimbunan, dan memperluas akses ke tabung yang lebih kecil untuk kelompok rentan.
Langkah terbaru untuk meningkatkan alokasi harian tabung 5 kg dimaksudkan untuk meningkatkan ketersediaan tabung terakhir bagi pekerja migran, yang sering bergantung pada tabung yang lebih kecil dan lebih portabel karena biaya yang lebih rendah dan persyaratan dokumentasi yang lebih sedikit.
Meskipun alokasi yang lebih tinggi memberikan fleksibilitas yang lebih besar kepada negara bagian untuk merespons permintaan, dampaknya akan bergantung pada seberapa efektif pasokan tambahan didistribusikan di lapangan dan apakah pasokan tersebut dapat mengimbangi tekanan permintaan yang sedang berlangsung.
– Berakhir
