[ad_1]
Warga desa terpencil di Tripura melancarkan protes dan memblokir jalan raya setelah seorang perempuan lanjut usia dibunuh gajah menjelang subuh pada Sabtu (4 April 2026). Pemerintahan kepolisian, yang sangat sibuk menjelang pemilihan dewan distrik otonom suku yang akan datang, mengalami kesulitan untuk memadamkan situasi tersebut.
Polisi mengatakan wanita tua suku itu diinjak hingga tewas oleh seekor gading di desa Ramkrishnapur di distrik Khowai. Gajah tersebut masuk ke dalam rumah yang terbuat dari bambu untuk menyerang keluarga tersebut.
Ketua Menteri Tripura Dr. Manik Saha, yang sedang berkampanye untuk calon partai dalam pemilihan dewan distrik, mengunjungi keluarga yang ditinggalkan dan bertemu dengan penduduk desa. Dia menyampaikan belasungkawa dan meyakinkan keluarga akan dukungannya.
Ratusan pengunjuk rasa awalnya membuat keributan di kantor polisi Mungiakami dan kantor kehutanan setempat, menuntut pemerintah mengambil tindakan untuk mencegah seringnya serangan gajah liar. Petugas kehutanan dan lainnya diserang dengan batu bata dan tongkat tetapi berhasil diselamatkan oleh pasukan keamanan.
Kerusuhan ini berakhir setelah adanya intervensi dari polisi senior dan pejabat pemerintah daerah.
Ini adalah insiden kedua dalam satu setengah bulan terakhir, setelah seorang pria terbunuh di daerah Chakmaghat, juga di distrik Khowai. Dalam sidang Majelis baru-baru ini, pemerintah Tripura menyatakan bahwa sebuah rencana ambisius sedang dilaksanakan untuk membuat koridor gajah di perbukitan guna mencegah serangan gajah di desa-desa.
Diterbitkan – 04 April 2026 23:37 WIB
[ad_2]
Penduduk desa melancarkan protes setelah gajah membunuh wanita tua di Tripura
