[ad_1]
Polisi Punjab pada hari Sabtu mengumumkan terobosan besar dalam serangan granat 1 April di luar kantor BJP negara bagian di Chandigarh, dengan mengatakan bahwa kasus tersebut telah diselesaikan dengan penangkapan lima tersangka dan identifikasi dua pelaku utama yang masih buron. Serangan itu dilakukan oleh pihak yang didukung ISI, kata mereka.
Sayap Kontra Intelijen Kepolisian Punjab, dalam operasi gabungan dengan Polisi Chandigarh, membongkar jaringan di balik ledakan tersebut, yang oleh pihak berwenang digambarkan sebagai bagian dari konspirasi teror yang lebih besar.
Menurut Direktur Jenderal Polisi (DGP) Gaurav Yadav, penyelidikan tersebut mengungkap adanya kaitan dengan petugas asing dan badan intelijen Pakistan, ISI.
Lima orang – Balvinder Lal alias Shami, Jasveer Singh alias Jassi, Charanjit Singh alias Channi, Rubal Chauhan dan Mandeep alias Abhijot Sharma – telah ditangkap sejauh ini.
Polisi mengatakan dua pelaku utama yang terlibat langsung dalam serangan tersebut telah diidentifikasi, dan beberapa tim sedang berupaya untuk menangkap mereka.
“Sayap kontra-intelijen Kepolisian Punjab telah mencapai kesuksesan besar hari ini, mengungkap konspirasi di balik ledakan bom yang terjadi di Chandigarh, Sektor 37 pada 1 April. Pelaku telah diidentifikasi dan ada lima penangkapan. Selain lima penangkapan, dua pelaku utama telah diidentifikasi, dan tim polisi berada di belakang mereka,” kata DGP Yadav.
“Satu granat dan beberapa selongsong peluru telah ditemukan. Seluruh konspirasi ada hubungannya dengan petugas di Portugal dan Jerman,” tambahnya.
Para pejabat kepolisian mengatakan operasi tersebut mengungkap sebuah modul berlapis yang melibatkan petugas asing yang beroperasi dari Portugal dan Jerman, dengan dukungan ISI.
Penyelidik yakin beberapa guntingan dan submodul digunakan untuk menjalankan dan menyembunyikan operasi tersebut.
Insiden tanggal 1 April melibatkan ledakan di luar kantor BJP, setelah dua orang diduga tiba dengan kendaraan roda dua dan melemparkan alat peledak rakitan sebelum melarikan diri.
Meskipun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, kendaraan rusak dan kepanikan menyebar di daerah tersebut.
Tim forensik kemudian menemukan pecahan peluru dan memeriksa lokasi ledakan, sementara rekaman CCTV dari lokasi terdekat membantu penyelidikan.
Beberapa jam setelah serangan itu, teroris Khalistani Sukhjinder Singh Babbar mengaku bertanggung jawab, dan menghubungkannya dengan motif dan ancaman ekstremis yang lebih luas.
Polisi kini mengatakan tindakan keras tersebut telah “menggagalkan upaya yang didukung ISI untuk mengganggu perdamaian di Punjab”.
Dengan teridentifikasinya dalang dan operasi lebih lanjut yang sedang berlangsung, pihak berwenang menyatakan bahwa penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh, yang menandakan adanya dorongan berkelanjutan untuk membongkar jaringan yang lebih luas di balik serangan tersebut.
– Berakhir
Dengarkan
