[ad_1]
Perjalanan India di Kejuaraan Bulutangkis Asia mendapat pukulan awal, dengan pasangan ganda putra Satwiksairaj Rankireddy dan Chirag Shetty menarik diri dari turnamen karena cedera bahu yang dialami Satwik.
Juara bertahan yang baru mengangkat gelar pada tahun 2023 itu mengalami masalah kebugaran selama beberapa pekan terakhir. Duo ini telah mengundurkan diri dari Swiss Open sebelum perempat final mereka, dan cedera tersebut sekali lagi memaksa mereka absen dari turnamen besar.
“Satwik masih merasakan sakit, jadi mereka tidak akan bermain minggu ini,” kata pelatih Tan Kim Her kepada PTI.
Ketidakhadiran mereka meninggalkan kekosongan yang signifikan dalam kampanye India, sehingga perhatian tertuju pada kontingen tunggal, yang dipimpin oleh Lakshya Sen dan PV Sindhu.
SEMUA MATA TERTUTUP LAKSHYA SEN
Bagi Lakshya, turnamen ini menyajikan lebih dari sekedar kesempatan meraih gelar. Ini adalah kesempatan untuk mengakhiri penantian yang telah berlangsung selama enam dekade. Emas tunggal putra terakhir India di pertemuan kontinental terjadi pada tahun 1965, ketika Dinesh Khanna berdiri di puncak podium.
Lakshya, yang baru saja finis sebagai runner-up di All England Championships, akan tertarik untuk membangun momentum itu. Pemain berusia 24 tahun dari Almora memulai kampanyenya melawan pemain Hong Kong Lee Cheuk Yiu, membawa performa dan ekspektasinya ke dalam turnamen.
Sindhu, sementara itu, kembali setelah pertandingan Eropanya terganggu. Peraih medali Olimpiade dua kali itu terdampar di Dubai dalam perjalanan menuju Kejuaraan All England karena konflik di Asia Barat, sehingga memaksanya mundur. Dia kemudian melewatkan Swiss Terbuka untuk memulihkan diri dan sekarang akan membuka kampanyenya melawan Wong Ling Ching dari Malaysia.
HS PRANNOY KEMBALI
HS Prannoy juga akan kembali tampil di tunggal putra India setelah pulih dari cedera bahu. Dia akan menghadapi pertandingan kualifikasi, sementara Kidambi Srikanth menghadapi Loh Kean Yew dari Singapura. Juara AS Terbuka Ayush Shetty menghadapi ujian pembukaan yang sulit melawan Li Shi Feng dari Tiongkok.
Di tunggal putri, selain Sindhu, Unnati Hooda akan menghadapi Supanida Katethong dari Thailand, Tanvi Sharma menghadapi K. Letshanaa dari Malaysia, dan Malvika Bansod melawan Busanan Ongbamrungphan dari Thailand.
Bidang ganda, meskipun tidak memiliki nama terbesar di India, masih akan diwakili di seluruh kategori. Di ganda putra, Hariharan Amsakarunan dan MR Arjun menghadapi unggulan teratas Kim Won Ho dan Seo Seung Jae, sementara P. Krishnamurthy Roy dan Sai Pratheek K menghadapi Kakeru Kumagai dan Hiroki Nishi dari Jepang.
Di ganda putri, Ashwini Bhat K./Shikha Gautam menghadapi Hathaithip Mijad dan N. Tungkasatan dari Thailand, sedangkan pasangan Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela bertemu Luo Yi/Wang Ting Ge dari China. Priya Konjengbam dan Shruti Mishra menunggu kualifikasi.
Di ganda campuran, Rohan Kapoor/Gadde Ruthvika Shivani akan menghadapi Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie dari Malaysia, sedangkan Ashith Surya/Amrutha Pramuthesh akan bertemu Wong Tien Ci/Lim Chiew Sien. Dhruv Kapila dan Tanisha Crasto akan menghadapi P. Horbanluekit dan Benyapa Aimsaard dari Thailand.
Namun jangan salah, dengan absennya Satwik dan Chirag, kampanye India kini bergantung pada bintang tunggalnya. Dan khususnya bagi Lakshya Sen, ini adalah momen yang penuh dengan peluang dan sejarah.
– Berakhir
