[ad_1]

Orang-orang mengangkat tangan saat protes menyerukan diakhirinya perang di Tel Aviv, Israel, pada Sabtu, 4 April 2026. | Kredit Foto: AP
Serangan udara pada Senin pagi (6 April 2026) menghantam sebuah bangunan tempat tinggal di kota barat daya ibu kota Iran, Teheran, menewaskan sedikitnya 13 orang, media Iran melaporkan.
Semiresmi Jauh kantor berita dan Berita Nour melaporkan serangan di dekat Eslamshar.

Tidak jelas mengapa bangunan itu dihantam.
Baik Israel maupun AS tidak mengklaim serangan tersebut pada Senin pagi (6 April), namun serangan tersebut terjadi setelah Donald Trump mengeluarkan ancaman yang mengandung kata-kata kotor kepada Iran bahwa Iran harus membuka kembali Selat Hormuz.
Serangan udara pada Senin pagi (6 April) pagi juga menargetkan Universitas Teknologi Sharif di Teheran.

Kerusakan pada lokasi distribusi gas
Media Iran melaporkan serangan dan kerusakan pada gedung-gedung di sana, serta lokasi distribusi gas alam di sebelah kampus.
Belum jelas apa yang menjadi sasaran serangan di kampus tersebut, yang sepi mahasiswa karena perang telah memaksa semua sekolah di negara tersebut melakukan kelas online.
Beberapa negara selama bertahun-tahun telah memberikan sanksi kepada universitas tersebut atas kerja samanya dengan militer, khususnya dalam program rudal balistik Iran, yang dikendalikan oleh Garda Revolusi paramiliter negara tersebut.
Garda Revolusi dan pasukan keamanan lainnya telah menggunakan lokasi sekunder sebagai titik kumpul karena markas mereka berulang kali diserang selama perang.
Sedangkan yang dikelola negara IRAN surat kabar harian mengatakan dalam pesan online bahwa serangan udara di daerah pemukiman Qom menewaskan sedikitnya lima orang. Qom adalah kota seminari suci Syiah di selatan Teheran.
Tidak jelas apa target serangan tersebut.
Iran belum memberikan angka keseluruhan jumlah korban perang selama berhari-hari. Pihaknya juga belum membahas kerugian materialnya.
Diterbitkan – 06 April 2026 08:33 WIB
[ad_2]
Serangan udara menghantam gedung dekat ibu kota Iran, sedikitnya 13 orang tewas
