[ad_1]
Saat misi Artemis II meluncur melintasi kehampaan, sebuah foto telah menangkap imajinasi kolektif miliaran orang di Bumi.
Diambil oleh astronot NASA Reid Wiseman dari pesawat luar angkasa Orion, gambar tersebut menampilkan siluet seorang pengamat manusia yang dibingkai dengan warna biru cemerlang dari planet asal kita.
“Tidak ada kata-kata,” tulis Wiseman dalam postingan X-nya yang viral, dan rasa kagum yang diam-diam terhadap momen tersebut telah bergema secara mendalam di seluruh dunia.
Diambil tak lama setelah kru melakukan pembakaran injeksi translunar, sebuah mesin bertenaga kuat yang mendorong pesawat ruang angkasa keluar dari orbit Bumi dan menuju Bulan, foto tersebut menawarkan perspektif langka dari luar angkasa.
Di tengah bingkai, benua Australia terlihat melalui awan yang berputar-putar dan lautan luas.
Ini adalah pertama kalinya sejak misi Apollo 13 pada tahun 1970 manusia melihat kembali Bumi dari jarak yang sangat jauh.
BAGAIMANA KEMAJUAN MISI ARTEMIS II?
Misi tersebut saat ini berjalan secara nominal, dengan kru yang sehat dan Sistem Peluncuran Luar Angkasa (SLS) serta pesawat ruang angkasa Orion berfungsi seperti yang diharapkan.
Setelah melewati setengah jalan menuju Bulan, keempat astronot tersebut bersiap untuk terbang melintasi bulan yang dijadwalkan pada 6 April.
Meskipun mereka tidak akan mendarat di permukaan Bulan selama uji terbang ini, mereka akan menjelajah hampir 8.000 kilometer di luar sisi jauh Bulan, menandai babak baru dalam eksplorasi manusia.
MENGAPA FOTO INI PENTING BAGI ILMU PENGETAHUAN?
Di luar keindahan estetisnya, gambar tersebut juga berfungsi sebagai alat penting untuk perspektif planet. Para ilmuwan menggunakan pandangan real-time dari ruang cis-bulan, wilayah antara Bumi dan Bulan, untuk mempelajari kabut atmosfer dan pola cuaca.
Pengamatan ini memberikan dasar yang melengkapi data dari satelit yang lebih dekat dengan bumi.
Selain itu, foto tersebut mengilustrasikan efek ikhtisar, sebuah perubahan kognitif yang dilaporkan oleh para astronot yang melihat bumi sebagai sebuah kesatuan yang rapuh dan tanpa batas yang tertahan dalam kegelapan ruang angkasa.
Saat Orion melanjutkan perjalanannya, pandangan berbingkai manusia ini mengingatkan kita akan tanggung jawab bersama terhadap satu-satunya rumah yang pernah kita kenal.
– Berakhir
Dengarkan
[ad_2]
Tidak ada kata-kata: Astronot Artemis 2 membagikan foto Bumi yang menakjubkan dari luar angkasa
